Show what is black and white, open book without open a cover.
Zero to Hero: Fedora 8
Pengarang : mmta dan S’to
Penerbit : Jasakom
Tahun : April 2008
Harga : Rp. 88.000
Diawali dengan gambaran awal mula perkembangan Linux dan siapa saja yang berhak memperoleh gelar pahlawan lahirnya OS bersimbol penguin ini buku ini juga memberikan gambaran tentang distro Linux yang satu ini. Fedora dilahirkan sebagai penerus dari Redhat versi 9, dan bisa dikatakan merupakan versi free dari Redhat yang memang masih komersial. Fedora dibangun oleh komunitas dunia yang disponsori oleh Redhat, Inc. Fedora sendiri bisa dikatakan merupakan kelinci percobaan untuk Redhat Enterprise Linux, akan tetapi sebagai pemakai kita mendapat keuntungan bisa mempelajari teknologi-teknologi baru terlebih dahulu.
Tidak melulu tentang teknik aplikasi buku Fedora 8 juga memberikan sedikit gambaran kenapa Linux sebagai alternatif yang sangat baik belum mampu diaplikasikan secara sempurna sebagai pengganti Microsoft dengan Windowsnya. Permasalahan yang digambarkan yaitu bagaimana melakukan migrasi tersebut? Terutama di lingkup instansi berskala public/bersama, perusahaan misalnya. Penulis memberikan pendapat tentang masih sulitnya mewujudkan Linux sebagai sistem operasi alternatif pengganti yang gratis, bahwa tidak mungkin meminta perusahaan berhenti beroperasi agar semua karyawannya belajar Linux terlebih dahulu. Juga tidak mungkin memaksa user menggunakan aplikasi baru yang sejalan dengan Linux yang bisa menyebabkan terbengkalainya bisnis inti perusahaan, karena walaupun Linux gratis namun bisa saja menjadi lebih mahal akibat biaya dan resiko yang harus ditanggung dalam proses implementasi dan perawatannya.
Buku ini juga menjelaskan secara gamblang penginstalan Linux dengan beberapa alternatif dan kemudahan untuk diaplikasikan terutama bagi para pemula yang biasanya menganggapnya sebagai momok. Gambaran partisi harddisk yang memang jauh berbeda dengan partisi pada Windows diberikan karena memang sangat penting bagi pengoperasian Linux nantinya. Pengoperasian dasar Linux juga diberikan sehingga buku ini memang sesuai dengan jargon yang dibawanya yaitu dari zero ke hero.
Bagian yang sangat penting pada pengoperasian Linux yaitu menggunakan Modus Teks (CLI) juga dibahas karena ada kata-kata keramat bukan Linuxer sejati kalau belum bisa menggunakan modus text. Manajemen user juga dibahas mendetail sehingga Linux sebagai Sistem Operasi multi user bisa diaplikasikan. Instalasi program tambahan ke dalam Fedora baik instalasi program bawaan distro maupun instalasi dari luar merupakan salah satu bab yang memungkinkan user tidak lagi mentok ketika berurusan dengan masalah ini. Dimana memang hal ini juga salah satu permasalahan akut yang sering dialami oleh pengguna awam Linux.
Kelebihan lain buku Fedora 8 yaitu dibahas tentang virtualisasi Linux dengan Windows atau juga bisa dikatakan Dual Booting pada komputer user. Virtualisasi bisa diaplikasikan baik Windows sudah terinstal dulu ataupun Linux yang sudah terpasang dulu di komputer.
Salah satu kekurangan yang memang bisa ditemui yaitu penyusunan buku mempunyai EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) kurang benar (sory S’to dan mmta), terutama karena resensi saya ini sendiri juga bukan termasuk EYD
. Tapi itu bukan jaminan karena buku ini memang inspirator dan mudah untuk diaplikasikan.
by: Rohman Arif – rohmanarief@gmail.com